Langsung ke konten utama

Rintik Hujan Bersenandung

Rintik Hujan Bersenandung


Sayup...
Suara lain terdengar ketika hujan turun membasahi bumi...
Suasana ini yang dingin membuatku semakin terasa mengantuk...
Namun...

Semakin lama aku semakin terbawa dalam suasana ini...
Betapa tenang...
Damai...
Bahagia...
Di saat bayanganmu hadir menemaniku...
Engkau memelukku dengan begitu hangatnya...
Ku rasakan setiap kehangatanmu menyelimutiku...
Membuatku memejamkan mata dan tertidur...


Hujan pun pergi dan tinggallah rintik.
Akan tetapi kasih sayangmu selalu abadi di dalam lubuk hatiku...


Terima Kasih Banyak Cintaku, Norma Yunita...
Dirimu selalu membuatku merasa nyaman bila ku bersamamu...

Baik dalam nyata maupun bayangan...


I'll always love you, forever... 


Imam & Ita
(Together, Forever)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keajaiban Syair dari Do’a dan Cinta

4 Langkah Awal yang Berjalan Mulus        M endengarkan hal itu, aku kemudian berjanji kepada Adi untuk menuntaskan masalah yang sedang dia hadapi pada saat ini. Pada esok hari aku akan memulai penyelidikanku karena tak mungkin memulainya pada saat sekarang mengingat aku dan teman-teman sudah terlalu letih setelah seharian   penuh mempersiapkan penampilan kami pada festival musik tadi.

Syair di Antara Ilalang

Angin simponi dikala senin pagi (Bag. 3) Kutipan: "cinta itu indah jika didasari dengan ketulusan dan keikhlasan. cinta itu mendatangkan kebaikan berupa semangat, kebahagiaan dan ketentraman hati jika kau menjalaninya dengan penuh kasih sayang, pengertian, keyakinan, kepercayaan, tanggung jawab dan setiap sikap dan sifat yang membaikkan hidupmu" "Namun jika kau meresa benci setelah kau mencintai, maka dapat ku pastikan bahwa cinta yang kau miliki bukanlah cinta yang tulus...." (Imam Setia Pratama,Ahf.)