Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 18, 2011

Syair di Antara Ilalang

Angin Simponi di kala Senin Pagi Bag.1             Syair di padang rumput, mendengar nyanyian ilalang yang tertiup angin. Sunyi sendiri menguntai kata namun tak satupun terucap. Hanya tangan, hati, dan fikiran yang dapat membantuku menulis kisah ini pada lembaran-lembaran kertas di hamparan padang rumput. Di mana pada tempat ini, aku menemukan pendamping hidupku. Seseorang yg kudamba selama ini. § § § Umpama melihat air di padang gersang ketika aku pandangi wajahnya. § § § 17 Januari 2030

Catatan Rahasia 17 Nama

Ohpening....! Karakter    Imam Satrio Pertama, agak alay kadang-kadang dewasa kadang-kadang kayak anak umur 5tahun, jahil no.1, kadang jaim kadang malu-maluin.    Arifur Rama, sok cool (soalnya ba w a kulkas kemana-mana), punya kepribadian ganda (kadang jadi cewek kadang jadi cowok, kadang jadi keduanya. Nafsu besar tenaga kurang, maunya yang gratisan).    Alan Budikubae, alay, nyenyes (gak bisa diem kayak bebek), punya kepribadian ganda yang sangat kronis apalagi kalau sudah lewat jam 10 malem wah jangan ditanya deh matamu pasti akan tertipu apakah dia cewek atau waria.

Keajaiban Syair dari Do’a dan Cinta

4 Langkah Awal yang Berjalan Mulus        M endengarkan hal itu, aku kemudian berjanji kepada Adi untuk menuntaskan masalah yang sedang dia hadapi pada saat ini. Pada esok hari aku akan memulai penyelidikanku karena tak mungkin memulainya pada saat sekarang mengingat aku dan teman-teman sudah terlalu letih setelah seharian   penuh mempersiapkan penampilan kami pada festival musik tadi.

Keajaiban Syair dari Do’a dan Cinta

3 Kembali ke Masa Lalu         K ami pun mengakhiri makan siang kami dan kembali menuju ke tempat pementasan yang masih berlangsung. Karena mungkin kami sudah ditunggu oleh teman kami masing-masing. Aku pun kembali kapada grup bandku dan Aisyah juga kembali ketempat grup band kakaknya. Dari kejauhan pun kami masih saling melihat satu sama lain.             “Ihsan..! Ihsan..! Woi Ihsan !? Dari tadi aku lihatin kamu ngelihatin cewek itu terus.” Tanya Ary. “Iya nih Ihsan... dari tadi pandangannya ke arah tu cewek? by the way dah jadian ya?” sindir Rahman padaku. “Kalian apa-apaan sih? Akukan baru saja kenal sama dia, jadi kami cuma temenan aja.” Jelas ku pada mereka berdua. “teman apa teman?” si adi pun ikut-ikutan.

Keajaiban Syair dari Do’a dan Cinta

2 Awal Cerita Hidupku Ketika Aku Mengenalnya         G rup band kami akhirnya tampil. Dengan penuh semangat, kami berusaha untuk memberikan yang terbaik. Di belakang panggung kami berdoa agar penampilan kami dapat maksimal dan dapat menghibur banyak orang, sebab segala sesuatu harus di dasarkan dengan doa. Jika engkau merasa takut akan sesuatu hal yang telah kau lihat maka ketakutan itu hanyalah bayang keraguan yang akan membuatmu gagal.