Ohpening....!
Karakter
Imam Satrio Pertama, agak alay kadang-kadang dewasa kadang-kadang kayak anak umur 5tahun, jahil no.1, kadang jaim kadang malu-maluin.
Arifur Rama, sok cool (soalnya bawa kulkas kemana-mana), punya kepribadian ganda (kadang jadi cewek kadang jadi cowok, kadang jadi keduanya. Nafsu besar tenaga kurang, maunya yang gratisan).
Alan Budikubae, alay, nyenyes (gak bisa diem kayak bebek), punya kepribadian ganda yang sangat kronis apalagi kalau sudah lewat jam 10 malem wah jangan ditanya deh matamu pasti akan tertipu apakah dia cewek atau waria.
Fariddy Mahmud, obsesif, sukanya sama hal-hal yang berbau kehancuran (padahal bunuh kecoak aja kagak tega), pemberani (kecuali dengan waria, dia akan lari terbirit-birit untuk mencari parit), sok cool, sama kayak arif cuma bedanya dia numpang kulkasnya aja.
Aldi Wijaya, suka jaim (padahal bukannya jaim tapi malu), besar kemaluan, nafsu besar tenaga kurang, maunya yang gratisan mulu. Paling pemalu kalau lagi dekat cewek soalnya rasa ‘malu’ nya suka berdiri.
Hari Sialan, sukanya dandan mulu, mau dikataen sebagai playboy tapi sayang yang mutusin malah ceweknya mulu, pemalu, sok cool (masih ngikut dengan kulkasnya arif), nafsu besar tenaga kurang, kalau merajuk suka mengubek-ubek kotak sampah.
Ruli Agusian, mudah merajuk, kadang-kadang suka kumat, kadang-kadang kayak patricknya spongebob celana kotak amal.heh?
Marta Dwitan, kolotan (kerjanya dirumah mulu), paling suka dimanfaatin oleh Arif(yang penting gratisan), sukanya maen game online.
Adi Saputra, lebih galak daripada anjing komplex, lebih sangar dari pada singa, dia berjalan bagaikan tongkat (ya iyalah orang badannya kurus banget). Kalau lagi ngamuk jangan berani-berani tuk mendekati dia. Bisa-bisa kamu kena pukul make “tongkatnya”.
Anggar Krisye, suka ngulang omongan, kadang waras kadang gak waras, suka maenin uget-uget (itu tuh jentik nyamuk) kalo lagi merajuk.
Kholis Nur, orangnya memiliki jiwa petualang yang tinggi (wuih keren). dia sanggup jalan kaki ke kampusnya dari rumahnya yang berjarak 5 Km bahkan mampu berjalan kaki dengan jarak 20 Km (gila, ngirit atau lagi boke’ tuh).
Rudi Tabotie, jangan pikir nih orang bisa pergi kedunia kapur kayak film anak tk. Tapi dia bisa pergi kedunia "lain" dimana setiap orang disana memiliki kepribadian ganda (di dunia banci maksudnya).
Jalan-jalan diwaktu malam
Action!!!
“Woi lokomotif tungguin gua napa?”
Suara lantang dari seorang Fariddy Muhammad menggelegar, mengguncang para kaum banci kawasan Demang Daunnya Lebar.
“Woi. Nah, kalian kagak denger apa orang ganteng seantero Jl. Swadaya ini bertitah?”
“ya ara, sehebat apa sih kamu itu? Sama temannya Alan aja kamu takut?”
“Eh, emangnya ada yang salah apa?”
“Nggak, Alan! Fariddy kumat lagi!”
Begitulah percakapan singkat para GYC (generation of youth creative a.k.a geng nyusah) melakukan orientasi malam hari di Kota Palembang. Meraka adalah Fariddy, Alan, Arif, Imam, Hadi, Ruli, Rudi, Kholis, Adi dan Marta.
“Lan?” Teriak Imam memanggil Alan yang berada dirombongan paling depan.
“Hoi Mam, jangan coba-coba ya kamu?”
“Hahaha, salah sendiri tadi pake acara ngesok segala. Nah waktunya tepat banget nih sudah jam 10 lewat 10 menit. Tanggung sendiri ya Far.”
Imam berlari menuju kerombangan depat meninggalkan Fariddy sendirian dibelakang. Lalu Imam menyuruh Alan untuk menemani Fariddy.
“Ada apa ganteng manggil-manggil eke? Mau eke temenin ya? Ayo sini tak rangkul dari belakang.”
“Eh Lan, jangan coba-coba nyentuh aku ya! Nanti aku lembar pake hape mahal ku ini, baru tau rasa kamu ya!”
“uuuhhh, dasar si ganteng masak digodain cewek yang sebohai eke gak mau, please deh… rugi loh entar… hehehhe…”
Seketika, Fariddy pun mengambil langkah seribu dan bergabung dengan rombongan yang berada di depan…
Malam ini kami melakukan sebuah ekspedisi yang akan menggeparkan dunia perbancian yang ada di kota Palembang dimana kami akan mengerjai banci habis-habisan, “hahahaha”
Ketua ekspedisi kali adalah Adi (ya iyalah dia, secara dari wajahnya aja udah mirip sama umur jembatan Ampera)
Komentar
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Komentarnya. :)